Senin, 21 Januari 2013

Anak-Anak Menabung

SEBAGAI orangtua, Anda memiliki tanggung jawab mengajarkan banyak hal positif kepada si buah hati. Salah satu yang cukup penting adalah mengenal uang dan dapat mengatur penggunaannya dengan penuh tanggung jawab.     Anda dapat mengajari anak dengan dua cara sederhana. Menurut Dan Fienberg, seorang penasehat manajemen keuangan asal Amerika Serikat,  cara pertama adalah dengan memberikan contoh. Wajar saja, Anak terus-menerus melihat orangtua dan belajar dari mereka. Kedua, melalui apa yang Anda ajarkan kepada mereka. Sebab, anak perlu diajari dasar-dasarnya dan kemudian memanfaatkan informasi yang mereka peroleh.     Nah, salah satu cara sederhana untuk membuka mata si kecil tentang mengatur keuangan adalah mengajarkannya untuk rutin menabung. Hal ini pun perlu dibiasakan sedari dini, agar hal tersebut tak terasa sebagai kewajiban, tetapi sebuah rutinitas biasa. Berikut ini ada beberapa cara praktis mengajarkan konsep menabung.     Untuk usia balita sampai tingkat sekolah dasar, gunakanlah gambar-gambar lucu dengan warna cerah. Misalnya dengan celengan berwarna atau berbentuk binatang. Dapat juga Anda membuat celengan dari stoples plastik, lalu ajaklah si kecil untuk menempelkan stiker warna -warni koleksinya, agar lebih semarak. Lalu, mulailah bimbing anak Anda untuk menyisihkan uang jajan ke dalam celengannya setiap hari.     Jika sudah terbiasa, setelah sedikit besar si kecil juga bisa diajarkan untuk memilah uang tabungannya dalam beberapa kategori. Misalnya, dalam celengan ayam digunakan sebagai tabungan untuk kepentingan pribadi, sementara dalam tabungan lain disisihkan untuk keperluan sosial seperti menyumbang anak-anak panti asuhan. Dengan demikian, bukan saja Anda memperkenalkan strategi menabung pada anak, tetapi juga membangun jiwa sosialnya.      Cara seru lainnya, adalah dengan mengajak si kecil ikut pergi ke bank dan mengenalkan secara umum, bagian-bagian dari bank, seperti teller, dan langkah-langkah menyetor tabungan, agar anak terbiasa mengenal situasi bank.

Tidak ada komentar: